SELAMAT DATANG DI STORY WANDA< > │ BERIKAN KOMENTARMU YA SOBAT
Tampilkan postingan dengan label AGAMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AGAMA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Februari 2012

hanya gara-gara sebutir kurma 0

Di Mekkah,tersebutlah seorang pria,anggep aja namanya Ali (ane nggak berani nyebut nama asllinya gan,takut salah )
si Ali ini orangnya sholeh banget gan,saking sholehnya semua do'anya pasti dikabulkan (enak banget ya gan )
suatu hari,si Ali mau ke palestina untuk ibadah.dia membeli 10 kilo kurma untuk bekal perjalanannya gan (soalnya jaraknya Mekkah sama Palestina jauh banget gan)

dia pun pergi ke toko kurma gan.pas disana,si Ali ini ketemu sama yang jual,yang jual ini sudah tua banget gan.kira-kira gini gan percakapan antara Ali sama penjualnya:

A:Ali
P:Penjual

A:Pak,beli kurma 10 kilo.
P:Iya sebentar. (sambil ngambilin kurma ditaruh di kantong,terus ditimbang)
A:Makasih pak.
P:Sama-sama.

waktu Ali mau pergi dari toko itu,Ali ngelirik ke timbangan kurma di toko itu,ternyata ada satu kurma ketinggalan di timbangan itu gan.

Ali yakin kalo kurma itu punyaknya gan.diambilah kurma itu dan dimakan.
Ali pun ngelanjutin nya sambil makan kurmanya gan.
Sampai disana,si Ali langsung solat dimasjid deket sana gan (alim banget ya gan)

terus pas lagi solat,(ini dia gan bagian yang ane masih ragu bener apa nggak gan)dia nggak sengaja denger percakapan antara 2 malaikat gan.
kira-kira gini gan percakapannya:

M1:Malaikat 1
M2:Malaikat 2

M1:Lihat itu,si Ali memang benar-benar orang soleh,di jauh-jauh datang dari mekkah cuma untuk ibadah. Pasti do'anya dikabulkan.
M2:TIDAK !! Kali ini do'anya tidak akan dikabulkan !!
M1:Lo kenapa ???
M2:Karena dia telah mengambil sebutir kurma yang bukan HAKNYA !!

pas denger percakapan itu gan,Ali langsung nangis gan . . .
dia langsung kembali ke Mekkah untuk membayar kurma itu gan

pas sampek di toko kurma itu gan,penjualnya sudah GANTI gan !!
Yang jual masih muda gan. Kira-kira gini gan percakapannya :

A:Ali
P:Penjual

A:Permisi mas,yang jual toko ini dimana ??
P:Yang jual saya pak.
A:Bukan kamu,tapi yang sudah tua.
P:Itu ayah saya pak.Beliau sudah dipanggil YANG MAHA KUASA .
A:Tidak mungkin,baru saja seminggu lalu saya membeli kurma darinya.
P:Sungguh pak,kematian tidak melihat waktu atau usia.
A:Tapi saya masih berhutang satu butir kurma.Maukah kamu menggantikan ayah kamu untuk mengikhlaskan kurma itu ?
P:Kalau saya pasti mengikhlaskannya pak,tapi bagaimana dengan 6 saudara saya ? Mereka juga tinggalnya jauh-jauh.
A:Tidak apa,saya akan meminta persetujuan dari ke 6 saudaramu.

Ali pun langsung ke tempat saudaranya penjual kurma itu gan.

Akhirnya dia selesai juga meminta persetujuan dari ke 6 saudaranya si penjual kurma itu gan dan alhamdulillah semuanya setuju.

Dia pun melanjutkan ibadahnya ke Palestina gan. Dan lagi,nggak sengaja dia denger percakapan 2 malaikat itu lagi gan.

M1:Malaikat 1
M2:Malaikat 2

M1:Bagaimana sekarang,apakah do'anya akan dikabulkan ??
M2:Ya,sekarang do'anya PASTI dikabulkan oleh Allah SWT.

gara-gara sebutir kurma gan,do'anya tidak dikabulkan,apalgi kita gan yang dosanya sudah nggak bisa diitung lagi.Marilah kita semua perbanyak ibadah gan kayak si Ali


sumber

Minggu, 06 November 2011

kisah nabi ibrahim 0

Kisah Nabi Ibrahim. AS. Nabi Ibrahim adalah putera Aaazar {Tarih} bin Tahur bin Saruj bin Rau' bin Falij bin Aaabir bin Syalih bin Arfakhsyad bin Saam bin Nuh A.S.Ia dilahirkan di sebuah tempat bernama "Faddam A'ram" dalam kerajaan "Babylon" yang pd waktu itu diperintah oleh seorang raja bernama "Namrud bin Kan'aan."
Kerajaan Babylon pd masa itu termasuk kerajaan yang makmur rakyat hidup senang, sejahtera dalam keadaan serba cukup sandang mahupun pandangan serta saranan-saranan yang menjadi keperluan pertumbuhan jasmani mrk.Akan tetapi tingkatan hidup rohani mrk masih berada di tingkat jahiliyah. Mrk tidak mengenal Tuhan Pencipta mrk yang telah mengurniakan mrk dengan segala kenikmatan dan kebahagiaan duniawi. Persembahan mrk adalah patung-patung yang mrk pahat sendiri dari batu-batu atau terbuat dari lumpur dan tanah.

Pertanyaan yang Perlu Anda Jawab Sebelum Nikah 0

Sabtu, 22 Oktober 2011

Alasan Lantai Masjidil Haram Tidak Panas 0

MELAKUKAN thawaf (memutari Kakbah) di malam dan siang hari memang berbeda. Jika malam hari, cuaca cukup sejuk. Karenanya, orang sekitar Mekkah jika ingin melakukan umrah biasanya dilakukan pada malam hari.
Begitu juga dengan warga di sekitar Kota Mekkah seperti Jeddah. Warga di kota yang berlokasi sekira satu jam perjalanan dari Mekkah ini, biasanya berangkat pada sore hari agar bisa salat Magrib berjamaah sekaligus melakukan umrah.
“Kebiasaan orang di sini begitu. Agak aneh kalau berangkat ke Mekkah untuk umrah pada pagi hari,” ucap guide MCH Jeddah, Sahe, yang sudah tinggal 23 tahun di Arab Saudi.
Memang suhu di Mekkah belakangan ini cukup panas berkisar antara 40-42 derajat celsius. Bandingkan dengan Jakarta yang puncak panasnya berada di kisaran 37 derajat celcius. Puncak panas biasanya terjadi pada pukul 15.00 waktu setempat. Setelah itu, terus menurun hingga malam hari.
Memang kondisinya sangat jauh berbeda. Jika malam hari, melakukan thawaf tidak terlalu menguras tenaga.
Berbeda halnya jika thawaf dilakukan siang hari. Keringat sudah pasti bercucuran karena panas matahari yang menyengat.
Meski demikian yang unik, meski mengelilingi Kakbah tanpa alas kaki, namun telapak tidak terasa panas sama sekali. Padahal tempat thawaf merupakan ruang terbuka, panas matahari langsung menerpa lantai marmer.
Ini berberda dengan lantai di jalan hendak keluar dari pintu Marwah. Saat berjalan, telapak kaki berasa sangat panas bak berjalan di atas bara api. Kami berjinjit dan berlari kecil untuk menghindari panas tersebut.
Lalu kenapa di lantai tempat thawaf dan di luar masjidil haram berbeda 180 derajat. Ini menimbulkan rasa penasaran. Salah satu ummal (cleaning service) di Masjidil Haram, Udin (40), mengatakan di bawah Kakbah dan tempat thawaf memang dipasang air conditioner agar telapak kaki peziarah tidak melepuh, kepanasan.
Setelah membaca buku Sami bin Abdullah al Maghlouthm ‘Atlas Haji dan Umrah’ dan sumber lainnya, barulah terungkap. Awalnya, tempat thawaf tidak berubin marmer seperti saat ini. Dulu hanyalah hamparan pasir lapang. Barulah pada masa Abdullah Ibnu Zubair. Ubinnya saat itu bergaris lima meter dari Kakbah, hingga 1375 Hijriyah atau 1954 M di masa Raja Abdul Azis sumbangan marmer terus berdatangan. Kini lantai marmer untuk thawaf terbuat dari marmer kualitas terbaik yang mampu menahan teriknya panas matahari.
Awalnya lokasi thawaf tidak seluas sekarang, terdapat bangunan di atas Maqam Ibrahim dan juga gerbang pintu masuk sumur Zamzam.
Pada masa Raja Faisal renovasi dilakukan melanjutkan periode Raja Saud, di antaranya adalah pembongkaran bangunan di atas Maqam Ibrahim, sehingga lokasi untuk thawaf lebih lebar dari sebelumnya.
Pada masa Raja Khalid, perluasan halaman untuk thawaf kembali diperlebar. Gerbang menuju sumur zamzam dipindahkan ke dekat serambi masjid sebelah timur. Karena itulah area thawaf menjadi lebih luas dari 3.298 meter menjadi 8.500 meter, seluruh bagian Masjidil Haram lama menjadi tempat thawaf.
Kemudian, renovasi dilanjutkan pada masa Raja Fahd. Dibangunlah ruang bawah tanah. Tak hanya itu, lantai bawah tanah juga dilengkapi dengan pengatur udara AC. Pusat mesinnya dibangun di kawasan Ajyad. Air dingin dialirkan di lantai bawah tanah berasal dari tempat yang sama.
Jadi wajar saja, jika lantai yang dipakai untuk tempat thawaf tidak berasa panas sekalipun suhu udara sangat panas. Ini adalah bentuk pelayanan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terhadap jamaah yang setiap tahun harus meninggalkan sanak keluarga di negara mereka demi melaksanakan Rukun Islam ke-5.

sumber :http://www.dunia-unik.com

FOLOW SAHABAT